Faktor Penyebab Haid Tidak Teratur Wanita Harus Tahu

Penyebab haid tidak teratur ternyata banyak sekali. Banyak pertanda di dalam tubuh seseorang kita yang dapat dibaca untuk bisa melihat kesehatan tubuh seseorang.

Gambar Wanita Haid Tidak Teratur
Gambar Wanita Haid Tidak Teratur

Bagi perempuan, salah satunya ialah melalui siklus menstruasi. Siklus menstruasi perempuan biasanya berlangsung di antara 28 sampai 35 hari normalnya.

Bila lebih dari itu, Anda harus waspada. Apalagi bila tidak sedang dalam perencanaan memiliki sebuah momongan. Bisa jadi sepuluh hal ini penyebabnya.

Beberapa Penyebab Haid Tidak Teratur

Gambar Masa Subur Wanita
Gambar Masa Subur Wanita

1. Penurunan Berat Badan Secara Drastis

Jika Anda mengalami penurunan berat pada badan secara drastis, karena kondisi sakit, diet ataupun olahraga yang berlebih, maka besarnya kemungkinan hal inilah penyebab telatnya menstruasi.

Bagi mereka yang memiliki BMI-nya (Body Mass Index) di bawah 18 ataupun 19, hormon estrogen bakal berkurang sehingga mampu membuat menstruasi Anda tidak teratur.

2. Stres

Bagian otak yang dinamakan hypothalamus merupakan bagian yang memproduksi sebuah hormon pencetus menstruasi. Bila Anda mengalami stres, bagian ini bakal terganggu.

Maka tidak heran bilaAnda stres menjelang ujian semester, sedang mengalami sebuah masalah berat ataupun kehilangan seseorang yang dicintai sehingga membuat Anda bersedih, maka menstruas Anda akan terlambat.

3. Ketidakseimbangan Tiroid

Kelenjar tiroid yang letaknya di leher merupakan pengatur metabolisme pada tubuh manusia. Kelenjar ini begitu berpengaruh pada sebuah sistem lain di tubuh, termasuk siklus menstruasi itu sendiri.

4. Polycystic Ovary Symptom (PCOS)

PCOS merupakan ketidakseimbangan hormon yang berdampak pada ovulasi sehingga dapat mengubah kadar estrogen, testoteron dan progesteron. Gejala PCOS lainnya yang termasuk pertumbuhan rambut pada wajah dan dada, kesulitan untuk menurunkan berat badan serta masalah kesuburan.

5. Penyakit Kronis Seperti Celiac

Celiac merupakan penyakit kronis yang mampu mencegah tubuh menggunakan asupan nutrisi serta menyebabkan sebuah alergi gluten.

Tidak hanya Celiac saja, penyakit kronis lain yang tidak diobati dengan baik dan teratur,bisa menyebabkan kacaunya siklus pada menstruasi.

6. Kontrasepsi

Terlambat menstruasi juga dapat disebabkan bila Anda mengkonsumsi produk kontrasepsi ataupun alat pencegahan kehamilan lainnya.

Beberapa pil saja, meski pada dosis rendah, bisa menyebabkan siklus pada menstruasi terlambat. Hal ini juga bisa terjadi pada metode IUD hormonal, pada implan atau suntikan.

7. Menopause Dini

Apa itu Menopause? menopause dapat dialami juga bagi mereka yang di bawah usia 40 tahun atau menopause dini. Gejalanya ialah rasa terbakar, keringat yang berlebih pada malam hari serta vagina terasa kering.

Hal ini amat jarang terjadi, sehingga jika Anda mengalami telat menstruasi pada waktu yang cukup lama, segeralah periksakan diri Anda ke dokter.

8. Gaya Hidup

Menurut National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA), perempuan yang merokok dan mengkonsumsi alkohol lebih rentan mengalami gangguan pada menstruasi.

Dan juga reproduksi, dari periode menstruasi yang tidak teratur, berhentinya proses menstruasi, anovulasi, sampai kemandulan.

9. Mengkonsumsi Obat-Obatan Tertentu

Obat-obatan tertentu seperti halnya antidepresan, obat antipsikotik, atau obat tekanan darah, kemoterapi serta obat-obatan alergi bisa menyebabkan menstruasi Anda tertunda.

Obat-obatan seperti ini mempunyai efek samping yang ada kaitannya dengan menstruasi, khususnya pada obat-obatan yang mengandung macam hormon seperti obat yang ada hubungannya dengan pengendalian kelahiran (KB).

10. Olahraga Berlebihan

Penyebab haid tidak teratur selanjutnya adalah terlalu banyak beraktivitas yang dapat menimbulkan kelelahan juga dapat menghambat mempercepat haidbahkan berpengaruh pada kelenjar hipotalamus, yang juga dapat memengaruhi hormon pada menstruasi.

Hal ini bisa memengaruhi pelepasan LS dan juga FSH, yakni hormon hipofisis yang dapat memicu ovulasi (pelepasan sel telur).

Tags: